Fajar tertepis hangatnya sinar mentari
Walau ku masih ingin memeluk kedamaian pagi
Menenangkan jiwa yang kian rapuh
Terkikis kesepian hati yang berlarut-larut.
Hari yang berlalu adalah hampa
Kosong, ibarat tersesat di hamparan padang ilalang
Tanpa arah, mengalir menggapai
Menepiskan akal, tenggelam dalam dunia fatamorgana.
Ku berharap hari ini benar-benar ada
Tak hanya diam, terinjak takdir kehidupan
Tak hanya bersandar alasan, berpaling dari kenyataan
Karena ku ingin melukis pelangi di sepanjang hidupku.
Fajar tertepis hangatnya sinar mentari,
Walau ku masih ingin memeluk kedamaian pagi,
Menenangkan jiwa yang kian rapuh,
Terkikis kesepian hati yang berlarut-larut.
Hari yang berlalu adalah hampa,
Kosong, ibarat tersesat di hamparan padang ilalang,
Tanpa arah, mengalir menggapai
Menepiskan akal, tenggelam dalam dunia fatamorgana.
Ku berharap hari ini benar-benar ada,
Tak hanya diam, terinjak takdir kehidupan,
Tak hanya bersandar alasan, berpaling dari kenyataan,
Karena ku ingin melukis pelangi di sepanjang hidupku. - See more at: http://www.dloverz.co.vu/2014/10/sebuah-harapan.html#sthash.Tsg06Nfe.dpuf
Fajar tertepis hangatnya sinar mentari,
Walau ku masih ingin memeluk kedamaian pagi,
Menenangkan jiwa yang kian rapuh,
Terkikis kesepian hati yang berlarut-larut.
Hari yang berlalu adalah hampa,
Kosong, ibarat tersesat di hamparan padang ilalang,
Tanpa arah, mengalir menggapai
Menepiskan akal, tenggelam dalam dunia fatamorgana.
Ku berharap hari ini benar-benar ada,
Tak hanya diam, terinjak takdir kehidupan,
Tak hanya bersandar alasan, berpaling dari kenyataan,
Karena ku ingin melukis pelangi di sepanjang hidupku. - See more at: http://www.dloverz.co.vu/2014/10/sebuah-harapan.html#sthash.Tsg06Nfe.dpuf